Fujimoto Buktikan Chainsaw Man Chapter 198 Sedikit Lebih Baik Melaui Death Devil

Azusa



 Catataninfoku.online -- Chainsaw Man chapter 198 telah menggemarpakan dunia manga dengan terungkapnya jika Fami sebenarnya adalah Death Devil selama ini, yang juga membuktikan sebuah pelajaran menulis yang penting.


Itulah unsur kesederhanaan, karena penulis Tatsuki Fujimoto membuat alur cerita utama ini dengan membuat karakter tersebut berbohong mengenai identitas aslinya, dengan sangat mudah, dan masih berhasil untuk mengejutkan sebagian besar pembaca.


Pembaca juga tidak memiirkas skenario yang sudah direncanakan untuk Chainsaw Man chapter 198 dan tidak pernah mempertimbangkan adanya kemungkinan jika Fami telah berbohong selama ini. Hal ini, tentunya dengan cara tertentu, juga mengubah persepsi terhadap beberapa aspek yang dikatakan pada bagian kedua ini, seperti ramalan Nostradamus, karena sekarang pembaca mungkin akan mempertanyakan apakah cerita tersebut memperlihatkan fakta sebenarnya.


Disclaimer: Artikel ini mengandung spoiler, bagi pembaca yang tidak ingin terkena spoiler stop sampai sini


Penjelasan kenapa Chainsaw Man chapter 198 jauh lebih baik



Terkait dengan dengan pengungkapan yang dibuat di Chainsaw Man chapter 198, tidak perlu dikatakan jika mayoritas dari pembca tidak pernah menduga jika fami merupakan Death Devil yang sebenarnya.


Namun, penulis Tatsuki Fujimoto juga membuktikan jika terkadang, ada momen terbaik dalam menulis bisa jadi sederhana dan lugas, seperti karakter ini yang berbohon mengenai identitas aslinya.


Tidak pernah terpikir dalam pikiran pembaca jika Fami sebenarnya berbohong mengenai siapa diirnya, khususnya mengingat jika mempunyai kendali atas Falling dan Guillotine Devils, yang umumnya sering dikaitkan dengan kematian.


Dalam hal ini, ini merupakan sesuatu seperti ramalan Nostradamus yang juga dipertanyakan karena ia juga berbohon m mengenai kapan kematian akan tiba, yang artinya seluruh situasi tersebut juga bisa jadi salah.


ini merupakan elemen yang diharapkan dalam kehidupan sebenarnya, tetapi Fujimoto juga membuktikan jika tidak semua hal yang dikataan oleh karakter ini harus benar, sehingga informasi tersebut tidak akan sampai ke pembaca. Ini merupakan keterampilan menulis yang sangat baik dan sekarang menimbulkan banyak pertanyaan mengenai masa depan bagian kedua secara keseluruhan.


Detail mengenai Death Devil sebenarnya



Tentunya dengan perubahan seperti yang diungkapkan di Chainsaw Man chapter 198, hanya dapat berhasil jika ada cukup petunjukan yang kuat untuk itu. Misalnya, dia mampu untuk memisahkan jiwa Asa Mitaka dan Yoru saat di akuarium, dengan jiwa yang jelas-jelas dikaitkan antara hidup mati, dan iblis yang dia manipulasi sepanjang cerita biasanya akan dikaitkan dengan kematian.


Bahkan lebih jauh lagi, kejadian-kejadian yang terjadi di bagian kedua sering dikaitkan dengan kematian  banyak orang, dan dapat meningkatkan kekuatannya dan menempatknya pada posisi yang memegang kendali. Akan tetapi, ia juga tampaknya ingin menikmati hidup bersama dengan teman-temannya, yang dapat menunjukkan motif tersembunyi di balik tindakannya selain sekedar menyebabkan kehancuran. Akan tetapi, hal ini merupakan sesuatu yang harus dibahas di beberapa chapter mendatang.***


Sumber: Sportskeeda